Sunset di Pantai Akarena

Sunset di Pantai Akarena

World Clock

Monday, June 30, 2008

Pulau Khayangan

Pulau Kayangan adalah sebuah pulau kecil berpasir putih seluas sekitar 1 ha dan secara administratif termasuk dalam wilayah Kelurahan Bulo Gading Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar Sulawesi Selatan. Lokasinya berjarak ± 0,8 km dari Kota Makassar, tidak jauh dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar dan bentang peninggalan Belanda Fort Rotterdam yang didalamnya terdapat Musium Lagaligo , atau dapat ditempuh 15 menit perjalanan dengan menumpang perahu boat 36 PK yang khusus disediakan bagi para pengunjung. Pulau ini dulunya bernama Marrouw atau Meraux.

Pulau Kayangan mempunyai beberapa fasilitas seperti tempat penginapan, resort/pondokan, panggung hiburan, restoran, gedung serba guna, tempat bermain bagi anak-anak, sarana olah raga, dan anjungan memancing. Di bagian lain terdapat sejumlah aquarium yang menampung beraneka ragam jenis ikan hias air laut. Daya tarik : Berenang, panorama matahari terbenam (sunset), olah raga air, musik & pertunjukan, permainan anak-anak, akuarium.

Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Khayangan

--
WISATA MAKASSAR
wisatamakassar.blogspot.com
pasarwisatamakassardansulsel.blogspot.com

Kabupaten Tana Toraja

Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tana_Toraja

Kabupaten Tana Toraja adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Makale. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 3.205,77 km2 dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 400.000 jiwa.

Suku Toraja yang mendiami daerah pegunungan dan mempertahankan gaya hidup yang khas dan masih menunjukkan gaya hidup Austronesia yang asli dan mirip dengan budaya Nias. Daerah ini merupakan salah satu obyek wisata di Sulawesi Selatan dan obyek wisata adalan Indonesia sesudah Bali.



--
WISATA MAKASSAR
wisatamakassar.blogspot.com
pasarwisatamakassardansulsel.blogspot.com

Sunday, June 29, 2008

Implementasi Tahun Kunjungan Wisata

Sumber: Tribun Timur, Makassar
www.tribun-timur.com

Sabtu, 12-01-2008 
Implementasi Tahun Kunjungan Wisata
Salam Tribun
 
PROGRAM tahun kunjungan wisata Indonesia 2008 atau "Visit Indonesia Year 2008" sudah bergulir. Di beberapa daerah tujuan wisata andalan, berbagai kegiatan pariwisata telah pula digelar. Pemerintah berharap pencanangan tahun wisata 2008, sekaligus peringatan seratus tahun Hari Kebangkitan Nasional mampu mengundang wisatawan mancanegara hingga 7 juta orang.
Tahun kunjungan wisata juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektor pariwisata. Itu sebabnya, seluruh pemerintah daerah, terutama yang menjadi daerah tujuan wisata andalan menyiapkan diri dan membenahi sektor pariwisata. Bahkan, seluruh komponen masyarakat hendaknya berpartisipasi menyukseskan tahun kunjungan wisata Indonesia 2008.
Dalam mengisi kegiatan Visit Indonesia Year 2008, Provinsi Bengkulu yang bukan daerah tujuan wisata andalan pun tak ingin ketinggalan. Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamudin, Rabu (9/1), membuka Festival Tabot 2008 di kawasan wisata Tapak Paderi, Kota Bengkulu. Festival itu menjadi agenda pertama program Visit Indonesia Year 2008.
 
Lokasi pelaksanaan kegiatan sengaja dipusatkan di kawasan wisata Tapak Paderi yang berlokasi di pinggir pantai. Letaknya tidak jauh dari obyek wisata sejarah berupa Benteng Marlborough, Tugu Thomas Parr, dan Persada Sukarno. Pemerintah Provinsi Bengkulu menginginkan festival menjadi sarana untuk memperkenalkan sejumlah obyek wisata di Kota Bengkulu.
Kegiatan yang sama dilakukan pula oleh Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa pariwisata seperti lomba pancing internasional, sail Indonesia, expo NTT, dan lomba dayung diusulkan ke Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sebagai bagian dari program Visit Indonesia Year 2008. Kegiatan tersebut bertujuan menunjang pengembangan dan pelestarian budaya.
Jangan ditanya kegiatan di Pulau Bali, daerah andalan utama pariwisata Indonesia. Persiapan sudah berlangsung sejak lama. Pemerintah Kota Denpasar, misalnya, meluncurkan program teranyar, Denpasar Sightseeing atau jalan-jalan ke Denpasar. Pemerintah dan masyarakat setempat berusaha memanjakan wisatawan yang berkunjung ke pasar tradisional, museum Bali, dan Taman Budaya.
Pada hakikatnya, kegiatan di daerah-daerah dalam program Tahun Kunjungan Wisata Indonesia 2008, bertujuan menghidupkan pariwisata lokal. Lewat program nasional itu, berbagai potensi obyek wisata daerah bisa dipromosikan ke luar negeri. Dengan kata lain, daerah tujuan wisata andalan yang sering mengeluh kekurangan dana, bisa tertolong.
Di samping itu, kegiatan-kegiatan yang mengisi program Visit Indonesia Year 2008 merupakan wujud kebersamaan antara komponen pariwisata dan masyarakat. Lewat kegiatan pariwisata terpadu, daerah-daerah menunjukkan dapat pula kondisinya yang aman dan layak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.
Paling tidak, program pemerintah itu bakal merangsang peningkatan kunjungan dan lama tinggal wisatawan di daerah-daerah. Dampak lain, kreativitas masyarakat untuk berinovasi dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya, serta obyek wisata akan meningkat.
Sayang, Tahun Kunjungan Wisata Indonesia 2008 tak keras bergaung di Makassar dan Sulawesi Selatan. Padahal, obyek wisatanya melimpah dan masuk daerah tujuan andalan.

--
WISATA MAKASSAR
wisatamakassar.blogspot.com
pasarwisatamakassardansulsel.blogspot.com

Rumah Toraja di Pintu Dunia

Wah, Tana Toraja mantap juga.
Tana Toraja atau biasa disebut Toraja atau Tator terletak sekitar 600 kilometer dari Makassar, Sulawesi Selatan. Toraja merupakan salah satu tujuan wisata (tourism) tidak hanya di Sulawesi Selatan tapi juga di Indonesia. Banyak wisatawan asing berkunjung ke Toraja.

Sumber: Tribun Timur, Makassar
www.tribun-timur.com

Sabtu, 17-05-2008 
Rumah Toraja di Pintu Dunia
Laporan dari Hongkong
 
Tidak banyak yang tahu bahwa ada tiga Tongkonan, rumah tradisional Tana Torajat, Sulawesi Selatan, di Window of the World, taman wisata di Shenzhen, China.
Rumah adat Toraja tersebut berdiri sejajar dan mendapat tempat terhormat di antara 130 item tempat, bangunan, dan patung bersejarah dari seluruh dunia.
Window of the World adalah kawasan wisata tempat miniatur berbagai bangunan dan lokasi ternama di seluruh dunia.
 
Datang ke lokasi wisata ini seolah berkunjung ke seluruh tempat wisata eksotik di seluruh dunia. Pas lah slogannya, See The World Landmarks in One Day!
Di bangun di kawasan 180 ribu meter persegi, kawasan Window of th World bisa dikelilingi dengan berjalan kaki selama satu jam.
Namun dengan mobil khusus yang disediakan pengelola, kawasan yang asri dengan pepohonan nan hijau itu dapat dikelilingi dalam tempo 30 menit.
Di sana ada Menara Eiffel, menara jangkung di Paris yang dibangun Alexander Eiffel untuk mengenal 100 tahun Revolusi Perancis tahun 1889, ada Piramid Mesir lengkap dengan patung Spinx-nya, ada pula hutan Amazon lengkap dengan replikasi binatang raksasa dinosaurus.
Di pintu masuk, pengunjung langsung disambut suasana historis: Roman Amphi Theater.
Aslinya, situs sejarah ini berada di Kota Amman, Yordania.
Pemerintah Cina membuat duplikatnya dengan kawasan yang hampir sama luas dengan aslinya di Amman sana.
Bila Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah miniatur Indonesia, Benteng Somba Opu sebagai miniatur Sulawesi Selatan, maka Window of the World merupakan miniatur dunia.
Selain Eiffel, ada juga Gedung Putih, Twin Tower, lengkap dengan Patung Liberty yang dibangun di atas danau.
Yang menakjubkan adalah air terjun Niagara yang dibangun mirip aslinya.
Air putih meluncur dari ketinggian, memancarkan kesegaran, bunyi alam percikan air.
Di kawasan situs-situs sejarah dunia itulah tiga bangunan rumah Toraja berdiri.
Di kawasan wisata jendela dunia itu, Indonesia yang kaya budaya dan situs sejarah itu hanya diwakili dua saja: rumah Toraja dan miniatur Candi Borobudur.
Candi Borobudur yang terletak tak jauh dari pintu masuk, memang benar-benar miniatur.
Bangunan bersejarah yang luas itu dibangun dalam ukuran mini, sekitar 5 x 5 meter.
Berapa luas rumah Toraja? Lebih besar dari rumah aslinya.
Pengelola Window of The World membangun tiga unit rumah Toraja dengan ukuran sekitar 8 x 15 meter.
Jadi bisa dibayangkan, Borobudur yang pernah menjadi salah satu keajaiban dunia hanya mendapatkan tempat sekitar 5 x 5 meter, sedangkan tiga rumah Toraja menempati areal sekurangnya tiga kali 8 x 15 meter!
Di sekitar rumah Toraja ada kafe dan rumah makan. Kafe menjual es kelapa muda.
Ada kopi dengan harga tuju-an yuan, sekitar Rp 9.300 per cangkir.
Penjualnya tidak terlalu mengerti bahasa Inggris, seperti kebanyakan generasi tua Cina.
Yang lumayan putrinya. Ia bisa berbicara bahasa Inggris kendati tidak terlalu lancar.
Meski bentuknya rumah Toraja, tidak ada suvenir Toraja di sana. Pernak-pernik bercorak Tionghoa cukup dominan dipajang di "kolong" rumah Toraja: patung, kain yang dominan warna merah, maupun aneka suvenir Tionghoa lainnya.
Rumah Tongkonan di Window of the World sangat terawat. Catnya masih mulus, atapnya begitu pula.
Halamannya sangat bersih dan teduh dihiasi pepohonan nan hijau.
Anak-anak muda Cina lalu lalang di sana, membeli souvenir, dan memotret.
Entahlah, mungkin mereka pun tidak tahu betapa rumah beratap menjulang dan tampak aneh itu merupakan karya masa lalu dan adiluhung dari Toraja.
Apakabar Tongkonan di Benteng Somba Opu? Masihkah terawat dengan baik?



--
WISATA MAKASSAR
wisatamakassar.blogspot.com
pasarwisatamakassardansulsel.blogspot.com

Saturday, June 28, 2008

Kota Malino(Gowa)

Malino adalah kawasan wisata terindah yang berada di Kabupaten Gowa. Perjalanan dari kota Makassar menuju daerah ini memakan waktu sekitar 2 jam.Dengan nuansa pegunungan yang indah, hawa udara yang sejuk, barisan pohon pinus yang rindang, dan penduduk yang ramah, menjadikannya kota kecil yang senantiasa ramai dikunjungi kawula muda makassar ataupun wisatawan asing, utamanya pada hari-hari libur.Wisata air terjun seribu tangga, Air Terjun Takapala, Kebun Teh Nittoh, Lembah Biru dan Gunung Bawakaraeng menjadi ciri khas daripada kota Malino.Oleh-oleh khas daerah ini adalah buah Markisa,dodol ketan, Tenteng Malino,apel,wajik, yang memiliki rasa yang khas.Malino juga menjadi daerah penghasil beras bagi wilayah Sulawesi Selatan.Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Malino(Gowa)

Monday, June 23, 2008

Mal ratu Indah


Jika anda ingin mencari mal di Makassar maka anda harus datang ke Mal yang terletak di Jalan Dr.Sam Ratulangi Makassar.Dan jangan lupa membawa laptop anda sebab mal ini menyediakan fasilitas Hotspot.

Somba Opu


Jika anda berada di Makassar tidak afdol rasanya jika anda tidak mebeli oleh-oleh di kawasan Somba Opu. Sepanjang Jalan ini tersedia berbagai macam toko-toko suvenir dan Emas.

Saturday, June 21, 2008

Tempat-tempat Wisata di Makassar

Friday, June 20, 2008

Tempat-tempat Wisata Makassar

Makassar kota pantai. Pantai Losari sangat terkenal. Selain itu, Makassar menawarkan wisata pulau. Hanya lima menit dengan speed, ada Pulau Samalona. Pulau kecil ini terletak di dekat Pelabuhan Makassar. Tempatnya asyik. Bisa renang, mancing, bahkan karaoke. Cocok untuk keluarga. Selengkapnya:


sumber:
http://makassarkota.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=30&Itemid=111

Pariwisata Makassar Cetak E-mail
Monday, 26 March 2007

Sebagai kontras antara yang lama dan baru, perahu kayu berlayar diantara tanker raksasa modern dekat pantai di sepanjang pesisir Kota Makassar. Perjalanan 20 menit dengan becak dari pusat kota akan membawa anda ke pelabuhan Paotere. Di luar pelabuhan, aktivitas kota yang tersibuk di seluruh Makassar, pria dan wanita membeli dan menjual berbagai macam barang, dan anak kecil berlarian ke sana ke mari melambaikan tongkat dengan perahu kecil dan mobil di ujung talinya.

Di dalam pelabuhan, sebuah dok panjang yang dicadangkan untuk perahu Bugis yang besar (phinisi), pemandangan menakjubkan di galangan kapal dengan haluan yang berlekuk, mengarah ke atas dan tiang yang besar membentuk simetri yang sedap dipandang mata. Namun kapal kayu besar ini berada di sana tidak hanya sekedar untuk alasan keindahan, pekerja mereka bekerja keras mem bongkar dan menaikkan muatan. Pelaut telanjang kaki berjalan di gelondong kayu yang panjang - yang dulunya sebuah pohon - diantara dek kapal dan dok dengan keseimbangan yang sangat baik tanpa mengindahkan goyangan dari gelondong.

Kapal-kapal kecil tersebut merupakan bukti nyata dari karakter masyarakat Bugis dan Makasar yang asli. Sebuah keluarga menaikkan minyak dan air untuk kepulauan mereka yang terpencil berjarak sehari berlayar. Pelaut yang lain menceritakan pelayaran dari Sulawesi ke Timor dan yang lain menjalankan tugas rutin ke Sumatra. Dua pria bersarung dibalut kulit yang kelam, dengan bangga memperlihatkan awak kapalnya yang terdiri 4 anak perempuan dan istri mereka masyarakat yang gigih. Walaupun penampilannya keras, namun kehangatan dan persahabatan tetap terlihat meyakinkan bahwa setiap kapal akan mengundang anda untuk turut berlayar di pelayaran mereka selanjutnya. Kembali kekota, benteng Rotterdam (Fort Rotterdam) menandai peninggalan bersejarah kota. Dibangun pada tahun 1545 oleh kerajaan lokal Goa, Benteng Rotterdam yang letaknya di tepi laut direbut dan dibangun kembali pada tahun 1667 oleh Belanda. Dinding luar yang tebalnya 2 meter dan tinggi 7 meter membentuk kotak yang besar seperti seekor penyu. Di setiap sudut dan pintu utama dibuat benteng pertaha- nan yang menonjol ke luar dalam bentuk berlian, membuat benteng sulit ditundukkan sehingga Belanda dapat bertahan di sana selama ratusan tahun.

Hingga kini, benteng masih menjaga laut Makassar dan mempertontonkan contoh besar dari hasil renovasi arsitektur kolonial Belanda. Tempat itu juga merupakan pusat kebudayaan, musium hidup untuk Sulawesi Selatan.Di Makassar, bangunan peninggalan Belanda masih dapat ditemukan, walaupun beberapa bangunan tua yang indah diantaranya telah dihancurkan demi arsitektur modern. Walaupun demikian, rumah peninggalan Belanda bisa di temukan di jalan jalan sempit di pusat kota sekitar benteng Rotterdam. Dengan populasi Cina yang besar, kota ini juga memiliki banyak bangunan Cina termasuk empat kelenteng Buda yang berwarna warni.Di Kota Makassar, terdapat makam peninggalan dari satu pahlawan terbesar di Indonesia. Anak dari Sultan Jogjakarta, Pangeran Diponegoro memimpin perlawanan terhadap Belanda dalam perang Jawa di tahun 1825 - 1830. Ditipu oleh Belanda kemudian dibuang ke Makassar hingga akhir hayatnya. Sebuah silsilah keluarga digambarkan di makam memperlihatkan bahwa keluarganya telah tinggal di Makassar.

Di sore hari, disepanjang pantai Losari anda akan menemukan suasana hangat dari warga kota beserta aktifitasnya. Disisi selatan anda bisa menemukan lokasi pujasera yang tertata di laguna Metro, dengan keharuman pisang epe dan ikan bakar memenuhi udara. Dalam suasana karnaval diantara warung makanan, penduduk Makassar bertemu di sini, duduk bersama teman-teman dan orang asing untuk menikmati makan malam. Makassar juga memiliki kehidupan malam yang ramai seperti klub malam, tempat karaoke dan tempat bermain bola sodok.Kerajinan tangan Toraja seperti ukiran tau tau dari kayu kecil, kotak bambu berukir, dan baki Toraja merupakan suvenir yang indah. Porselin antik dan belanga celadon dapat juga ditemukan, dan di jalan Sombu Opu, adalah tempat perhiasan emas dan perak.

Sulawesi menghasilkan dan mengekspor beberapa kopi terbaik di dunia, jadi melancong ke pabrik kopi kecil di Makassar tidak bisa dihindari. Di dalam pabrik, pekerja membungkus dan menggiling kopi Arabica dan Toraja. Bila anda memperlihatkan rasa tertarik, maka pekerja akan memberikan contoh kopi segar mereka yang terbaik untuk anda cicipi. Walaupun contoh itu gratis, anda akan terdorong untuk membeli setidak-tidaknya sekilo untuk perjalanan pulang - sebuah kenangan yang sedap dan harum akan pintu gerbang ke Timur.Makassar memiliki potensi besar untuk pengembangan pariwisata, karena disamping sebagai pusat pengembangan dan perjyanan juga sekaligus , sebagai pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia. Kota Makassar banyak memiliki potensi wilayah, seni budaya dan sejarah yang dapat dikembangkan menjadi obyek dan days tarik wisata (ODTW).

Daftar nama-nama obyek/daya tarik wisata yang ada di Kota Makassar berdasarkan pengamatan di lapangan dan pengumpulan data dari beberapa instansi yang terkait seperti dari Kanwil Deparsenibud Propinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pariwisata Kota Makassar, Kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Sulawesi Selatan, dan Museum La Galigo.Menurut data eksisting trend perjalanan wisata dalam lingkup Kota Makassar oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar tahun 1998/1999, menunjukkan bahwa ada 4 (empat) paket trend, perjalanan wisata yang disediakan yaitu; City Tour, Sight Seeing Tour, Sea Recreation, Journey/Adventure. Adapun bagian dari paket - paket tersebut adalah :

a. City Tour (perjalanan dalam Kota)- Benteng Ujung pandang (Fort Rotterdam) - Monumen Mandala - AI Markaz AI Islami- Masjid Raya- Makam Diponegoro - Balang Tonjong

b. Sight Seeing Tour (Menyaksikan keindahan) - Somba Opu Souvenir - Pantai Losari - Pelabuhan Pinisi Paotere - Makam Syech Yusuf (Tuanta Salamaka)

c. Sea Recreation (Perjalanan Wisata Bahari)

- Pulau Kayangan Jarak lokasi 2,5 mil (bisa dicapai 45 menit), Letak lokasi : Jl. Ujung Pandang, Kecamatan Ujung Pandang, Daya tarik untuk: berenang dan diving, panorama matahari terbenam, olah raga air, musik & pertunjukan, permainan anak-anak, akuarium

- Pulau Kodingareng Jarak lokasi 5 mil (60 menit), Letak lokasi : Kecamatan Ujung Tanah, Daya tarik diving, menemukan batu kayu, ikan hias, peninggalan Jepang

- Pulau Barrang Lompo, Jarak lokasi 7 mil (1 jam 30 menit), Letak lokasi di Kecamatan Ujung Tanah, Daya tarik : berenang, oseanorium, peninggalan Jepang

- Pulau Barrang Caddi, Jarak lokasi : 6 mil (1jam 15 menit), Letak lokasi Kecamatan Ujung Tanah Daya tarik berenang dan diving, oseanorium, peninggalan Jepang

- Tanjung Bunga, Jarak lokasi sekitar 3 kilometer (10 menit), Letak lokasi Kecamatan Tamalate, Daya tarik jet ski, atraksi hobbies

- Tanjung Merdeka, Jarak lokasi 3 kilometer (15 menit), Letak lokasi Kecamatan. Tamalate, Daya tarik volley pantai, memancing

- Pulau Lae-lae, Jarak lokasi : 1 mil (15 menit), Letak lokasi di Kec.amatan Ujung Pandang, Daya tarik pemandangan laut, panorama matahari terbenam, berenang, olah raga air - Pulau Lanjukang, Jarak lokasi sekitar 9 mil (1jam 45 menit), Letak lokasi Kecamatan Ujung Tanah

- Pulau Kodingareng Keke, Jarak lokasi sekitar 5 mil (60 menit), Letak lokasi di Kecamatan Ujung Tanah, Daya tarik untuk kegiatan menyelam, berenang, kerajinan kerang-kerangan

- Pulau Samalona, Jarak lokasi sekitar 3 mil (50 menit), Letak lokasi : Kec. Ujung Pandang, Daya tarik berenang, berjemur, matahari terbenam, biota laut, olahraga air

d. Journey/Adventure (Penelusuran/ petualangan) Perjalanan wisata dalam Kota menurut versi perusahaan biro/agen perjalanan wisata pada umumnya Kota Makassar hanya digunakan sebagai tempat transit sebelum menuju daerah tujuan wisata (DTW) yang ada diluar Kota Makassar.

Sesudah wisatawan tiba di Bandara Hasanuddin dan bertemu dengan pemandu wisata, langsung menuju Kota Makassar sambil menyaksikan pemandangan Kota, wisatawan kemudian makan siang direstoran, dan sesudah itu wisatawan langsung menuju daerah tujuan wisata yang ada di luar Kota Makassar, sesuai dengan paket yang dipilih. Sebagai pintu gerbang udara di kawasan Timur Indonesia, peranan Bandar Udara Internasional Hasanuddin menjadi tulang punggung sebagai pintu masuk wisatawan ke Makassar. Bandara ini melayani pener¬bangan domnestik dan Internasional, dan dapat didarati oleh Pesawat Jenis Boeing 747. T

erdapat setidaknya lebih dari 20 kali penerbangan dari dan ke Jakarta, yang dilayani oleh hampir seluruh Maskapai Pener¬bangan yang ada. Pengelolaan Banda Udara ini dibawah BUMN Angkasa Pura I.Bagi wisatawan yang melakukan perjalanan sendiri, tersedia fasilitas Taxi Resmi Bandara yang akan membawa anda ke Kota Makassar. Biaya sekali Jalan ke Kota, terbagi atas 3 Zona, yakni Zona I hingga Jembatan Tallo, biayanya Rp. 40.000, Zona II hingga Jalan Hertasning sebesar Rp. 45.000, dan Zona III hingga Jalan Cenderawasih sebesar Rp. 50.000. Bila tujuan anda di luar Zona ini, dapat dikonsultasikan di Loket Pendaftaran Taxi, di bagian Kedatangan Bandara Hasanuddin.

Tempat-tempat Wisata di Makassar dan Daerah Lainnya di Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan kaya akan potensi wisata alam, budaya, dan sejarah. Bila Anda berkunjung ke Makassar, lokasi wisata di pusat kota tentu saja Pantai Losari dengan sunsetnya, Fort Rotterdam dan Makam Pangeran Diponegoro dengan wisata sejarahnya, dan seterusnya.

Di kota dekat Makassar, Maros, ada permandian alam Bantimurung. Di sini ada kupu-kupu yang banyak dan air terjun. Selengkapnya:


Sumber:
http://www.selayar.go.id/instansi/kolom.php?ZGluYXMva29sb21fbmV3cy9rb2xvbS9fLzQvNA===
2004-10-12 11:29:09

Potensi Pariwisata Sulsel Tempat Wisata yang Menarik

Sulawesi dikenal dengan nama Celebes adalah sebuah pulau yang indah permai dengan luas tanah 227 ribu kilometer persegi lebih kecil dibandingkan dengan gabungan daratan England dan Scotland, bentuknya mirip seperti bunga anggrek dengan jazirah-jazirah yang panjang serta pipih.

Tidak ada titik daratan yang lebih dari 90 km dari pantai. Menjadikan pulau itu mempunyai garis pantai yang panjang kebanyakan daratannya tampak bergunung-gunung. Kornbinasi dari kedua wajah yang demikian itu menghamparkan berbagai pemandangan yang sungguh rnernpesona baik di pantai demikian juga di daerah ketinggian.Secara geografis Selat Sulawesi (Makassar) dikenal sebagai daerah batas dari garis Wallace, mengisahkan dua satuan margasatwa vang berbeda, yaitu bagian timur dan bagian barat Indonesia. Jenis flora dan fauna dari pulau ini adalah spesifik seperti kayu ebony, babi, rusa dan burung butung maleo yang berwarna warni dengan telurnya yang besar.Sekitar 30.000 tahun silarn pulau ini telah dihuni oleh manusia. Penentuan tahun dari Japisan masa silarn yang tertua ditemukan di gua-gua dekat bukit kapur dekat Maros, sekitar 30 km sebelah timur laut dan Makassar sebagai ibukota Propinsi Sulawesi Selatan. Kernungkinan lapisan budaya yang tua berupa alat batu Peeble dan flake telah dikumpulkan dari teras sungai di lembah Walanae, diantara Soppeng dan Sengkang, termasuk tulang-tulang babi raksasa dan gajah-gajah yang telah punah.Selarna masa keemasan perdagangan rempah-rempah, diabad ke-15 sampai ke-19, Sulawesi Selatan berperan sebagai pintu Gerbang ke kepulauan Maluku, tanah penghasil rempah. Kerajaan Gowa dan Bone yang perkasa memainkan peranan penting tampak didalam sejarah Kawasan Timur Indonesia dimasa Ialu.Penduduk Sulawesi Selatan terdiri atas empat suku bangsa utama. Suku bangsa Toraja terkenal mempunyai budaya spesifik, bernuansa religius tampak pada upacara-upacara kematian, rumah tradisional dengan atapnya melengkung, ukiran yang cantik dan warna yang alami. Suku bangsa Makassar, Bugis dan Mandar terkenal sebagai pelaut patriotik baik dimasa perang maupun dimasa damai. Dengan perahu layar tradisionalnya mengarungi lautan kepulauan Indonesia sampai kebagian utara Australia, beberapa pulau di samudera Pasifik sampai kepantai Afrika. Latar belakang geografis, prasejarah dan sejarah Sulawesi Selatan telah melahirkan unsur budaya yang menarik. Seseorang dapat mengamati, menikmati dari pengalarnan pada keunikan budayanya dan hanya diternukan didaerah ini, termasuk didalamnya upacara-upacara, tari-tarian, seni ukir, tenunan cantik yang ditenun dari bahan benang kapas dan sutera dan pemandangan alam tropis yang sangat menakjubkan.

Kunjungan wisatawan pada tahun 1997 ? 1998 meskipun mengalami penurunan yang cukup drastis akibat faktor instabilitas politik dan keamanan, namun pada periode 2000 - 2001 kunjungan wisatawan mancanegara telah mengalami kenaikan secara signifikan sebesar + 13,4 % dengan lama tinggal rata - rata lima sampai enam hari.

Akomodasi Wisata- Hotel berbintang 42 buah dengan jumlah kamar 4181 kamar
- Hotel non bintang 408 buah dan jumlah kamar 3898 kamar
- Biro perjalanan/agen perjalanan wisata sebanyak 325 buah
- Tenaga kerja di bidang pariwisata sejumlah 6.296 orang
- Toko cenderamata/industri periwisata sebanyak 66 buah

Potensi Pariwisata Sulsel Tempat wisata yang menarik Makassar :- Benteng Ujung pandang ( Fort Rotterdam)
- Pelabuhan Paotere
- Kebun Anggrek Bundda Koleksi Kerang Laut
- Makam Diponegoro
- Pulau Samalona
- Pulau Barang Lompo
- Pulau Kayangan
- Barombong


Potensi Pariwisata Sulsel Kabupaten Gowa- Kompleks Istana/ Museum Balla Lompoa
- Makam Sultan Hasanuddin
- Makam Syech Yusuf
- Benteng Somba Opu
- Mesjid Tua Katangka
- Mesjid Agung Syech Yusuf
- Dam Bili-Bili
- Air Terjun Takapala
- Perkebunan Teh
- Hutan Wisata Malino
- Perkebunan Markisa
- Upacara Adat Accera Kalompoang


Potensi Pariwisata Sulsel Kabupaten Maros- Air Terjun Bantimurung
- Goa Mimpi
- Taman Purbakala Leang-leang
- Taman Purbakala Subang Bita
- Pulau Kapopo?ang
- Pare- Pare :
- Permandian Lumpue
- Wisata Laut Ujung Lero
- Pinrang :
- Irigasi saddang PLTA Bakaru
- Enrekang :
- Buttu Kabobong
- Puncak Lakawan
- Sungai Sa?dang


Potensi Pariwisata Sulsel Kabupaten Tana Toraja- Kota makale
- Rante Pao
- Kuburan Batu Lemo
- Kuburan Sisi Batu Karang Londa
- Suaya Kuburan Raja-raja Sangalla
- Sangalla
- Ke?te Ke?su
- To?Barana Sa?dang
- Palawa - Karassik
- Marante - Tondon
- Batutumonga - Lokomata
- Makula - Bori?
- Buntu Kalando - Ponania


Potensi Pariwisata Sulsel Kabupaten Bulukumba- Pantai Bira
- Kajang

Kabupaten Bone :
- Makam Raja Abad ke XVII
- Makam Raja Gowa

Soppeng :
- Permandian Alam Lejja

Kabupaten Wajo :
- Perkampungan Nelayan Terapung
- Salo Tengngae
- Binatang Liar Biawak
Potensi Pariwisata Sulsel Kabupaten Selayar- Gong Raksasa (Nekara Tua)
- Wisata Taka Laut Bone Rate

Kabupaten Polmas :
- Buntu Balla
- Buntu Kasisi
- Balla Peu

Hotel dan Penginapan di Makassar, dari yang Murah Sampai yang Mahal


sumber: http://makassar-updating.blogspot.com/2008/02/hotel-dan-penginapan-di-makassar-dari.html

Hotel dan Penginapan di Makassar, dari yang Murah Sampai yang Mahal

http://makassarkota.go.id/
.
Hotel / Penginapan
Cetak E-mail
Friday, 30 March 2007

Temukan kenyamanan dan kehangatan khas Makassar di tempat anda menginap selama berada di Kota Makassar.

NO

NAMA HOTEL

A L A M A T

TELP KAMAR KELAS
1 Hotel Sahid Jaya Makassar Dr. Sam Ratulangi No. 33

875 757

220

*****

2Hotel Imperial Aryaduta Somba Opu No. 297

870 555

230

*****

3 Hotel Clarion (Liquid & Retro) A.P. Pettarani No. 3

833 888

333

*****

4Hotel Singgasana Kajaolalido No. 16

315 087

122

****

5 Hotel Makassar GoldenPasar Ikan No. 52

333 000

59

****

6 Hotel QualitySomba Opu No. 235

333 111

80

***

7 Hotel Losari Beach Penghibur No. 10

326 062

30

***

8Hotel Santika Sultan Hasanuddin

150

***

9 Hotel Aston Haji Bau No. 7

855 555

77

***

10Hotel Yasmin Jampea No. 5

320 424

83

***

11Hotel Pantai Gapura Pasar Ikan No. 10

325 791

68

***

12 Hotel Comfort Royal MakassarDaeng Tompo No. 8

365 0099

72

***

13 Hotel CelebesSultan Hasanuddin No. 2

320 770

28

**

14 Hotel Kenari Pantai Somba Opu No. 283

852 352

15

**

15Losari Guest House Penghibur No. 3

322 155

11

**

16Hotel Kenari Yosef latumahina No. 3

874 250

34

**

17 Hotel Losari Metro Chairil Anwar No. 19

331 133

67

**

18Hotel Makassar Palace Tentara Pelajar No. 50

332 436

60

**

19 Hotel Marannu Garden Baji Gau No. 52

852 245

40

**

20 Hotel Surya Indonesia Daeng Tompo No. 3

327 568


**

21Hotel Anging Mammiri Somba Opu No. 245-249

333 862

26

*

22 Hotel Citra Wisata Botolempangan No. 28


19

*

23 Hotel Bumi AsihDr. Sam Ratulangi No. 17

875 555

49

*

24 Hotel WidhanaBotolempangan No. 93

320 983

25

*

25 Hotel Ramayana Satria Gn. Bawakaraeng No. 121

442 479

50

*

26Hotel Pinang Mas S. Saddang Baru No. 16-18

445 339

40

*

27 Hotel Wisata Inn Sultan Hasanuddin No. 36-38

324 444

26

*

28Hotel Celebes Indah Gn. Latimojong No. 142B

330 950

59

*

29 Hotel DeltaSultan Hasanuddin No. 43

312 711

50

*

30 Hotel Makassar Cottage Letjen. Mappaodang No. 80


21

*

31 Hotel Panakkukang Mas Panakkukang Mas


50

*

32 Hotel Toraja Misiliana Boulevard Ruko Emerald No. 7

452 331


*

33 Hotel MaricayaKijang No. 2

876 787

50

Melati

34 Hotel MerlinGn. Bawakaraeng No. 120

449 795


Melati

35Hotel Surya Berlian Ammanagappa No. 7

327 208


Melati

36Hotel Kiwi Indah Sungai Cerekang No. 36

326 563

18

Melati

37 Pondok Suada Indah Sultan Hasanuddin No. 12


16

Melati

38 Hotel Makassar Transit Monumen Emmy Saelan No. 1

868 637

28

Melati

39Hotel Bonto Cinde S. Saddang No. 66

871 229

31

Melati

40 Hotel IstanaS. Saddang No. 96

873 358

40

Melati

41 Hotel LydianaBotolempangan No. 33

328 004

70

Melati

42 Hotel MiraSultan Hasanuddin


21

Melati

43Hotel Savu Savu No. 11

325 223

15

Melati

44Hotel Denpasar Boulevard Ruko 11 No. 1-2


20

Melati

45Pondok Modern Hertasning Blok E-N No. 27



Melati

46 Pondok Borobudur Indah Sarappo No. 143

317 139


Melati

47 Hotel OrientalWolter Monginsidi No. 44

873 558

22

Melati

48 Wisma Erik's Karunrung No. 9

321 998

24

Melati

49Hotel Venus Kencana Botolempangan No. 17

324 995

15

Melati

50 Hotel VirgoSumba No. 109

321 451

8

Melati

51 Wisma TimorTimor No. 47


17

Melati

52Hotel Makassar Metro Tentara Pelajar No. 61-63

323 671

27

Melati

53 Hotel BerlianUrip Soemoharjo No. 43

459 289

20

Melati

54 Wisma LydianaPelita Raya No. 45


37

Melati

Pantai Losari

jika anda berada di Kota Makassar,paling asyik melewatkan senja di Pantai Losari. Duduk santai di meja terpanjang di dunia sambil menikmati pisang epe atau es Pallu butung menyaksikan mentari terbenam di ufuk barat.

Thursday, June 19, 2008

Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam adalah salah satu benteng peninggalan Belanda. Di dalam benteng Rotterdam terdapat penjara bawah tanah dimana Pangeran Diponegoro pernah dihukum mati. Didekat pintu masuk benteng terdapat patung mantan Raja Gowa yang bernama Sultan Hasanuddin.

Pemandian Bantimurung


Jika anda berada di Makassar sebaiknya anda mengajak keluarga anda ke Pemandian Bantimurung yang terletak di kabupaten Maros . Selain ada pemandian di Bantimurung juga terdapat kolam renang yang cukup luas.
0 comments
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket